Sunday, August 19, 2018

Menyulap Limbah Darah Binatang Menjadi Tepung Darah Untuk Tingkatkan Hara Kompos


Membuat Tepung Darah dan Tingkatkan Hara Kompos -- Darah binatang ternak, contohnya darah sapi, ternyata sangat bermanfaat dalam meningkatkan hara kompos dan produksi tanaman. Bukan darah segar, tapi darah yang sudah diolah menjadi tepung darah. Lalu, tepung darah dijadikan materi adonan kompos sehingga menghasilkan pupuk kompos berkualitas.

Bagaimana cara mengolah darah sapi menjadi tepung darah? Lalu, bagaimana pula cara mencampur tepung darah untuk meningkatkan kualitas kompos?  

Jawabannya yaitu sangat gampang dan tak sesulit yang dibayangkan. Hanya dengan teknik sederhana dan mungkin gratis, darah sapi dalam sekejap menjadi tepung darah dan pribadi sanggup dicampur dengan kompos untuk memupuk tanaman.


Aplikasi darah segar secara tradisional untuk tanaman

Tapi, tunggu dulu ðŸ˜… Sebetulnya, secara tradisional, darah sudah dimanfaatkan oleh tetua kita tempo dulu untuk menyuburkan tanaman. 

Biasanya, air cucian ikan yang mengandung darah disimpan dan digunakan untuk menyiram sayuran atau bunga di perkarangan rumah. Hasilnya, tak diragukan lagi, tumbuhan hijau dan tumbuh subur.

Itu artinya bahwa dalam darah terkandung sejumlah nutrisi penting yang bermanfaat untuk tanaman. Salah satu unsur kimia dalam darah yang bikin tumbuhan hijau yaitu nitrogen (N).


Tapi, hati-hati dengan aplikasi darah segar untuk tanaman

Perlu diingat, bentuk N dalam darah segar masih terikat dalam molekul protein. Ini berarti darah segar yang diaplikasikan untuk tumbuhan butuh waktu semoga sanggup diserap oleh tanaman.

Darah segar akan dirombak terlebih dulu oleh mikroorganisme hingga menghasilkan nutrisi tersedia. Misalnya molekul N dalam protein diubah dulu menjadi NH4+, dan unsur-unsur lainnya.

Makanya, hati-hati memupuk tumbuhan dengan darah segar. Lagipula, darah segar tidak direkomendasikan untuk memupuk pribadi tumbuhan alasannya yaitu berpotensi mengganggu dan menghambat pertumbuhan tanaman.

Selain terjadi kompetisi nutrisi dengan mikroorganisme dalam media tumbuh, derma darah segar akan mengundang hama tumbuhan ibarat tikus, semut, dan organisme yang menyukai wangi darah.


Sumber darah untuk dijadikan tepung darah

Banyak sekali sumber darah yang sanggup dimanfaatkan untuk menciptakan tepung darah. Bukan hanya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), namun darah banyak dijumpai sekitar kita ibarat pemotongan binatang qurban, aqikah, program pesta, kenduri, syukuran, dan lain sebagainya.

Sayangnya, darah hasil pemotongan binatang masih banyak belum dimanfaatkan dan terkadang menjadi limbah darah yang mengganggu lingkungan.

Padahal, dengan sedikit saja dilakukan pengolahan, maka darah akan menjadi barang bernilai ekonomis. Selain untuk adonan pakan ternak, darah sanggup dijadikan tepung darah  atau materi untuk meningkatkan kualitas kompos.

Berbagai darah binatang gotong royong sanggup dimanfaatkan untuk menciptakan tepung darah ibarat darah sapi, kerbau, kambing/domba, ayam, bebek, dan lainnya. Bahkan, darah ikan pun –meskipun sedikit -- sanggup dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.

Namun, bila untuk kebutuhan banyak untuk diolah menjadi tepung darah, yang paling gampang diperoleh yaitu darah sapi. Sebab, selain banyak volume darahnya, pemotongan binatang ini terbilang tinggi. Hampir setiap hari, ada pemotongan sapi khususnya di RPH dalam jumlah lebih dari 1 ekor.


Kandungan kimiawi darah sapi

Tadi di atas sudah disinggung sekilas kandungan nutrisi dalam darah. Salah satu kandungan kimiawi dalam darah yang berpotensi dimanfaatkan dalam dunia pertanian yaitu protein. 

Dari aneka macam sumber diperoleh isu bahwa kandungan protein dalam darah sapi mencapai 3,5 hingga 7% dari bobot tubuhnya. Selebihnya, dalam darah terdapat sejumlah unsur atau mineral lainnya.

Adanya protein dalam darah binatang termasuk sapi menunjukkan bahwa darah terdapat unsur nitrogen yang tinggi. Kandungan unsur nitrogen dalam darah sapi berkisar 12-13%.

Bayangkan, bila contohnya bobot sapi 300 Kg/ekor, maka kandungan protein dalam darah sapi mencapai 10,5 Kg hingga 21 Kg/ekor sapi.

Berapa berat nitrogen dalam darah sapi? Dalam berat protein tersebut, berarti setiap ekor sapi mengandung nitrogen dengan kisaran beratnya 1,26 Kg hingga 2,73 Kg. 

Berat nitrogen tersebut, bila dikonversikan ke pupuk urea, maka dalam satu ekor sapi menghasilkan nitrogen yang setara dengan berat 2,8 Kg hingga 6,07 Kg urea. Sungguh luar biasa.

Selain unsur nitrogen, dalam darah sapi juga mengandung unsur fosfor (P) dan kalium (K). Namun, persentase kedua unsur tersebut lebih rendah dari nitrogen. Unsur kimia P dan K dalam darah sapi berturut-turut bekisar 1-5% dan 0,6-1%.


Proses pengolahan darah menjadi tepung darah

Supaya lebih efektif dalam penggunaannya untuk aneka macam keperluan, darah diubah bentuknya dari cair menjadi padat, yaitu tepung darah.

Proses pengolahan darah menjadi tepung darah dilakukan dengan cara yang sederhana hingga dengan tekhnologi modern. Prinsipnya dalam aneka macam proses itu yaitu penurunan kadar air dalam darah.

Dengan berkurangnya kadar air, darah akan menjadi gumpalan yang kering dan balasannya dihancurkan menjadi tepung darah. Sekadar diketahui, darah mengandung banyak air dengan kadarnya mencapai 70-80%

Beberapa cara yang digunakan dalam pembuatan tepung darah, yaitu pengeringan di bawah sinar matahari selama beberapa hari, pengeringan dengan dengan kompor, pengeringan memakai oven, pengeringan dengan temperatur rendah dalam drum berputar (drum drying), pengeringan dengan uap atau gas panas (spray drying), dan lain sebagainya.


Tepung  darah tingkatkan kualitas kompos

Apapun tekniknya, yang penting menghasilkan tepung darah. Dengan adanya produk tepung darah yang bebas kadar air, maka akan gampang dan sanggup digunakan dalam aneka macam peruntukannya.

Salah satunya, tepung darah sering sekali digunakan untuk meningkatkan kualitas kompos. Sebab, dengan menambah tepung darah, maka kualitas kompos meningkat terutama dari sisi kandungan unsur hara nitrogen.


Cara Membuat Tepung Darah dari Darah Sapi

Nah, alasannya yaitu darah segar tidak serta-merta digunakan sebagai materi baku untuk peningkatan kualitas kompos, maka darah perlu diproses dulu menjadi tepung darah.

Bagaimana cara menciptakan tepung darah dari darah sapi? Berikut ini persiapan materi dan langkah-langkah dalam menciptakan tepung darah

Alat-alat :
  • Wajan besar 1 buah
  • Ember 2 buah
  • Terpal...ukuran diadaptasi dengan volume tepung yang akan dijemur nantinya


Bahan-bahan :
  • Darah sapi 5 liter (boleh darah kambing, kerbau, dan lainnya bila tidak ada darah sapi. Darah harus dari sapi yang sehat)
  • Dedak padi 5 Kg (untuk mempercepat pengeringan alasannya yaitu kadar air dedak rendah)


Langkah menciptakan tepung darah
  • Tampung darah sapi segar dalam ember
  • Tambahkan satu sendok garam dapur ke dalam darah semoga pemisahan air dari darah menjadi cepat. Diaduk-aduk hingga merata
  • Tuangkan darah dalam wajan
  • Masukkan dedak dan campurkan secara merata dengan darah sapi
  • Nyalakan api kompor/kayu bakar untuk memanaskan adonan darah tersebut.
  • Aduk-aduk capuran darah sapi tersebut hingga kadar air rendah dan warna materi berkembang menjadi kehitaman
  • Matikan api kompor/kayu bakar dan biarkan materi tersebut hingga suhunya hambar (mendekati/sama suhu ruang)
  • Jemur materi darah sapi tersebut di bawah sinar matahari selama 1-2 hari hingga kering.
  • Haluskan darah sapi yang sudah kering dengan cara menumbuknya atau digiling pakai mesin/alat penggiling.
  • Ayak dengan memakai ayakan halus (ukuran butiran tepung).
  • Pisahkan tepung darah yang sudah diayak. Sedangkan butiran materi yang masih garang dihaluskan dan lalu diayak lagi. 
  • Tepung darah yang sudah diayak sanggup pribadi digunakan untuk adonan kompos atau sanggup juga dikemas untuk disimpan atau dikomersialkan.

Membuat Tepung Darah dan Tingkatkan Hara Kompos Menyulap Limbah Darah Hewan Menjadi Tepung Darah Untuk Tingkatkan Hara Kompos
Alur Proses Membuat Tepung Darah. Gambar : Dokpri

Baca juga ini :


Meningkatkan hara kompos dengan darah

Karena tujuan menciptakan tepung darah untuk meningkatkan kualitas kompos, maka perlu selangkah lagi untuk mengetahui bagaimana cara meraciknya atau mencampurnya tepung darah dengan kompos.

Berikut ini langkah meningkatkan kualitas kompos dengan tepung darah
  • Siapkan kompos sebanyak yang diperlukan
  • Tambahkan sebanyak 1% tepung darah ke dalam kompos (contoh : bila 100 Kg kompos, berarti tepung darah ditambah sebanyak 1 Kg)
  • Campurkan kompos dengan tepung darah hingga merata
  • Kompos siap diaplikasi atau dikemas

Membuat Tepung Darah dan Tingkatkan Hara Kompos Menyulap Limbah Darah Hewan Menjadi Tepung Darah Untuk Tingkatkan Hara Kompos
Pencanpauran Kompos dan Tepung Darah. 
Gambar : Dokpri


Itulah cara menciptakan tepung darah untuk meningkatkan hara kompos. Prosesnya sangat sederhana sekali. Hanya dengan mengeringkan darah dan menambah tepung darah yang sudah diolah ke dalam kompos, maka jadilah pupuk kompos yang berkualitas tinggi. Selamat mencoba dan semoga sukses. Salam

Sumber https://pupuklahan.blogspot.com/
Comments


EmoticonEmoticon