Cara menanam dan budidaya bunga camelia
Cara menanam dan budidaya bunga camelia - Bunga Camelia adalah tanaman berbunga yg bersumber dari genus Theaceae yg mampu ditemukan di Asia Timur, Asia Selatan serta dari Himalaya timur ke Jepang sampai Indonesia. Tanaman bunga ini mempunyai tipe batang berkayu baik berbentuk semak maupun pohon. Jenis bunga camelia yg tak jarang dijumpai yaitu Camellia sinensis yg pucuk daunnya dimanfaatkan untuk membikin teh. Camelia juga mampu dipakai sebagai tanaman hias berbunga. Terdapat kurang lebih 3000 kultivar tipe serta hibrida bunga camelia diantaranya semacam Camelia japonica, Camelia reticulata, Camellia oleifera serta Camelia sasanqua.
Cara Budidaya Bunga Camelia
Pemilihan serta Persiapan Bibit Bunga Camelia
Pilihlah bibit yg baik serta berkualitas, sebab bibit akan menentukan bunga yg akan tumbuh. Bunga camelia mempunyai dua tipe kelompok jika dilihat dari bentuk kelompaknya, ada camelia berkelopak tunggal serta ada camelia bertumpuk. Jika telah memeilih tipe bunga camelia yg akan ditanam. Bibit bunga camelia yg baik mempunyai ciri-ciri berikut ini:
memiliki daun berwarna hijau segar, Bagian tubuh tanaman tak ada yg terluka, leluasa dari hama penyakit, serta biasanya bibit camelia mampu diperoleh melewati stek.
Baca juga : Pengertian ciri ciri dan jenis jenis tumbuhan paku pteridophyta
Cara Menanam Bunga Camelia
Setelah bibit bunga camelia siap, selanjutnya perbuat penanaman. Menanam bunga camelia ini mampu dilakukan di dalam pot maupun ke lahan tanam semacam pekarangan alias halaman rumah.
Namun menanam bunga camelia dalam pot lebih mudah serta praktis sebab akan lebih mudah dikontrol pertumbuhannya serta media tanamnya akan masih stabil. Penanaman bibit bunga camelia ini sebaiknya dilakukan pada pagi hari dikala cuaca belum terlalu panas. Sebelum bibit dipindah tanamkan ke pot, bibit di diamkan selagi 3-5 hari dengan dilakukan penyiraman dengan cara teratur.
Pot yg bisa Anda gunakan untuk menanam bunga camelia yaitu dengan memakai pot berdiameter kurang lebih 15-20 cm meter alias berkapasitas sedang, selanjutnya siapkan media tanam berupa campuran humus serta akar pakis (direbus terlebih dahulu supaya lebih steril) dengan rasio 1:1. Kemudian dibagian dasar dalam pot tanam diberi pecahan batu bata agara media tanam lebih porous, masukkan media tanam setengah tahap lalu masukan bibit kedalam pot dengan hati-hati serta beri media tanam kembali lalu padatkan. Untuk mengurangi penguapan serta merangsang pertumbuhan tunas baru, sisakan 4-5 helai daun saja.
Cara Merawat Bunga Camelia
Lakukan pendangiran pada media tanam bunga kamelia supaya kegemburan media tanam masih terjaga. Jaga kelembaban media tanam dengan melakukan penyiraman dengan cara rutin. Lakukan pula pemupukan anorganik tambahan NPK untuk merangsang pembentukan daun pada awal masa tanam. Selain itu perbuat pula pemupukan dengan pupuk guano serta pupuk organik lainnya setiap 4-5 minggu sekali. Lakukan pula pemangkasan dengan cara selalu pada batang tanaman untuk merangsang pertumbugan tunas baru serta tanaman mampu menjadi rimbun.
Waktu Bunga Camelia Berbunga
Sejak dipindahkan ke dalam pot tanam, bunga camelia memperlukan waktu 3-4 bulan untuk berbunga. Pada awal bunga timbul perbuat pemangkasan bunga serta sisakan hanya bunga yg mempunyai kelopak yg besar saja. Hal ini berfungsi untuk mengoptimalkan munculnya bunga di waktu berikutnya.
Baca juga : Cara menanam dan merawat bunga lili paris di rumah bagi pemula
Demikian postingan pembahasan tentang”Cara Menanam serta Budidaya Bunga Camelia Agar Cepat Berbunga Bagi Pemula” semoga bermanfaat. Sumber https://tanamanlotim.blogspot.com/