Tuesday, June 27, 2017

Tata Bromelia Jenis Dan Klasifikasi

Tidak banyak orang yang menanam Bromelia sebagai tumbuhan hias di pekarangan. Bromelia merupakan kelompok tumbuhan yang termasuk kedalam keluarga Bromeliaceae. Setidaknya terdiri dari 51 genera, sekitar 3475 spesies dan ratusan bibit unggul yang ada diseluruh dunia. Menurut studi, asal tumbuhan ini berkembang dari nanas Amerika, dan hanya satu di Afrika yang disebut Pitcairnia Feliciana. Beberapa tehnik budidaya tumbuhan bromelia atau bromeliad bisa diterapkan dengan simpel di rumah sebagai tumbuhan hias dan herbal.

Termasuk keluarga basal dalam keluarga Poales. Bromelia unik alasannya yaitu merupakan satu-satunya keluarga yang mempunyai bilik septum dan ovarium inferior. Keluarga tumbuhan ini meliputi kedua epifit, mirip Tillandsia (Baca: Tillandsia Usneoides maupun lumut Spanyol) dan jenis terestrial, kayak nanas (Ananas comosus). Bromelia terbesar waktu ini yaitu Puya Raimondii, tingginya mencapai 4 meter secara vegetatif.

Bromelia merupakan tumbuhan yang mengikuti keadaan dengan banyak sekali iklim. Bentuk daun berbeda-beda, mulai dari jarum hingga tipis dan datar, tidak beraturan, runcing, dan lunak. Corak daun mulai dari merah marun, hijau, kuning, cream, ungu, hingga ada yang bercorak emas.

Jenis Dan Klasifikasi Tanaman Bromelia

Tanaman bromelia umumnya tumbuh dengan daun roset, dan biasanya tanpa batang. Sistem akar bervariasi sesuai jenis, diantaranya bromelia tanah mempunyai sistem akar yang kompleks untuk mengumpulkan air dan nutrisi. Cara budidaya tumbuhan Bromelia epifit bisa berkembang dengan cara melekat pada pohon dan bebatuan. Klasifikasi tumbuhan bromelia dibagi menjadi 3 golongan yang mempunyai sub-famili 57 genus yaitu, Bromeliodeae, Pitcairniodeae, Tillandsionideae.

Dari ratusan genus tersebut, jenis bromelia yang paling umum dibudidayakan yaitu sebagai berikut:

Genus Aechme, spesies ini terdiri dari sekitar 200 jenis. Berkembang secara epifit di hutan tropis Amazon, bebatuan, tanah, wilayah kering yang terkena cahaya matahari secara langsung. Bentuk daun roset, bergerigi, bunganya sanggup bertahan sekitar 4 bulan lebih. Jenis bromelia genus aechmea yang sering dibudidayakan yaitu Aechmea Fasciata, Aechmea Chantinii. Aechmea Friederike Variegata, Aechmea Chantinii Samurai, Aechmea Fulgens, Aechmea Fulgens Variegata.

BACA JUGA

Metode Budidaya Sawi Putih Hingga Tumbuh Subur

Hati-Hati Terhadap Hama Ini, Bisa Mematikan Tanaman Anggrek Anda!

Ternyata, Seperti Ini Cara Yang Benar Budidaya Tomat Dengan Panen Melimpah!

Trik Mencangkok Buah yang Lebih Gampang


Genus Billbergia dibagi menjadi 2 subgenus, yaitu Billbergia dan Helicodea. Tetapi yang paling umum dibudidayakan yaitu subgenus Billbergia, terdiri sekitar 60 spesies. Beberapa diantaranya yaitu Billbergia Bellisima, Billbergia Catherine Wilson, Billbergia Las Manchas, Billbergia Windii.
Genus Cryptanthus, terdiri dari sekitar 100 spesies. Tepi daun agak bergelombang, panjangnya antara 5 hingga 30 cm, tumbuh roset.

Genus Guzmania, bentangan daun mencapai 1 meter dan bunganya tampak indah dan bisa bertahan 1 hingga 3 bulan.
Genus Neoregelia (Neo), nama gres buat Aregelia yang terdiri lebih dari 100 jenis. Bunganya kecil dan pendek, tumbuh roset secara epifit atau di tanah. Tumbuhan ini bisa hidup dengan nutrisi yang terdapat pada cairan yang menggenangi daunnya.

Genus Tillandsia terdiri lebih dari 500 spesies, banyak ditemukand di sepanjang Amerika Selatan dan Tengah. Hampir semua Tillandsia sanggup tumbuh epifit, yang dikenal sebagai Air Plant (dapat hidup mengandalkan udara).
Genus Vriesea, terdiri lebih dari 200 spesies dan ratusan hibrida. Bunganya indah mirip bentuk pedang. Beberapa jenis disebut Giant Vriesea, Imperial Bromeliad, Giant bromeliad atau Bromelia giant.

Ada beberapa spesis tumbuhan bromelia merah yang dibudidayakan. Nama latin bromelia merah diantaranya Bromelia Alsodes, Bromelia Antiacan, Bromelia Goyazensis, Bromelia Hieronymii. Tanaman bromelia oranye yaitu Bromelia Alta, Bromelia flemingii, Bromelia humilis, Bromelia scarlatina, Bromelia serra. Tanaman bromelia kuning yaitu Bromelia chrysantha, Bromelia goeldiana, Bromelia palmeri. Nama latin bromelia ungu yaitu Bromelia horstii dan Bromelia karatas.

Bromelia

Media tanam bromelia sangat memilih dalam pertumbuhannya. Cara budidaya tumbuhan bromelia dianggap mudah, mirip menanam nanas yang dijadikan tumbuhan hias. Hampir sama dengan pengecap mertua (Baca: Cara Menanam Lidah Mertua dan Cara Menanam Lidah Buaya). Beberapa tehnik budidaya tumbuhan bromelia yang penting diketahui yaitu sebagai berikut:

Lahan tanam bromelia harus sanggup membuang air, pastikan akar bromelia tidak tergenang air alasannya yaitu tanah lembab. Media tanam yang lembab akan menciptakan akar membusuk.

Gunakan media tanam bromelia yang terbuat dari sabut, pakis, sekam, yang dicampur dengan pasir. Cocopeat yang di mix pasir juga bisa digunakan buat dalam ruangan, sehingga bisa mengurangi penyiraman.
Beberapa jenis Bromelia yang mempunyai tandon air tidak memerlukan penyiraman rutin. Termasuk spesis Tillandsia, air plant ini cukup disemprot dengan air sehari sekali.
Pastikan untuk meletakkan tumbuhan bromelia di daerah yang agak teduh, atau hanya terkena sinar matahari pagi.

Jenis lain yang sering dibudidayakan yaitu Bromelia Balansae. Merupakan bromelia terestrial ukuran besar yang agak mirip nanas, termasuk Bromelia giant. Ketika bunga mulai mekar, sentra tumbuhan menjadi merah cerah dan lalu putih sebelum menghasilkan buah. Bromelia Balansae juga disebut sebagai Heart of Flame, buahnya berwarna oranye. Jenis ini merupakan yang paling banyak dibudidayakan dan sanggup digunakan sebagai pagar alasannya yaitu tumbuh besar dan cepat.
Sumber http://carabudidayatanaman123.blogspot.com/
Comments


EmoticonEmoticon